Selasa, 15 Februari 2011

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN

·        Pengertian paradigma

Menurut Ali Marsudi (2000 : 69) paradigma adalah cara pandang nilai-nilai, metode-metode, prinsip dasar atau cara memecahkan suatu masalah yang dianut oleh suatu masyarakat pada masa tertentu. Oleh karena itu Pancasila dijadikan paradigma dalam melaksanakan pembangunan nasional, yaitu sebagai landasan, acuan, metodde, nilai dan sekaligus tujuan yang ingin dicapai.

·        Pancasila sebagai paradigma pembangunan

§         Paradigma pembaharuan tatanan hukum
Penyebab utama terjadinya kekuasaan sentralistik yaitu tampilnya sistem politik yang tidak demokratis yang didukung oleh UUD 1945. Oleh karena itu, agenda pembaharuan hukum dilakukan dengan cara :
o       Amandemen UUD 1945
o       Perubahan konfigurasi politik
o       Perlembagaan judicial review

§         Pancasila sebagai paradigma pembangunan ekonomi
Untuk dapat memenuhi kebutuhan ekonominya, seseorang atau masyarakat memiliki cara yang beraneka ragam, secara umum beberapa sistem perekonomian yang dianut di dunia, antara lain :
o       Sistem liberal kapitalis → Amerika Serikat dan masyarakat ekonomi Eropa
o       Sistem sosialis → Cina dan Vietnam
o       Sistem campuran → Indonesia dan Malaysia

§         Pancasila sebagai paradigma pengembangan ilmu dan teknologi
            Dewasa ini, ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki 2 hal tersebut. Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan, hal ini justru sering dilakukan oleh para ilmuwan dan teknokrat. Padahal apapun hasil dari iptek mestinya dapat dipertanggungjawabkan akibatnya, baik pada masa lalu, sekarang, maupun masa depan. Oleh karena itu, diperlukan suatu platform yang mampu dijadikan sebagai roh bagi perkembangan iptek di Indonesia. Bangsa Indonesia, dalam seluruh dimensi hidupnya, termasuk di bidang iptek, tergantung pada kuat atau tidaknya memegang roh bangsanya, yaitu Pancasila

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar